Kepadatan Penduduk di Jakarta Dan Solusi untuk Mengatasinya
Assalaamualaikum wr.wb.
Saya akan membahas tentang kepadatan penduduk menurut saya Dan Solusi untuk Mengatasinya
Indonesia
dapat dikatakan salah satu negara terpadat didunia yang berada di urutan keempat untuk negara berpopulasi
terbesar, setelah Cina, India, dan Amerika Serikat. Populasi penduduknya mencapai
237,6 juta orang pada 2010, dan terus meningkat ditahun 2013 ini. Dan pusat kepadatan yang memuncak di Indonesia ada di kota Jakarta. Dengan
kepadatan yang terus meningkat ini sangatlah berdampak pada faktor fakor yang
lain, seperti faktor kemiskinan yang meningkat, banyaknya saingan bisnis,
sedikitnya lapangan pekerjaan yang menimbulkan banyaknya pengangguran,
berkurangnya Sumber Daya Alam, rusaknya lingkungan sekitar karena dibagunnya
komplek komplek perumahan serta mulai banyaknya pasar swalayan yang dibangun
seperti mall dll. Dengan bengkaknya kepadatan penduduk ini sangatlah berakibat
negative dan merugikan kelangsungan kehidupan.
Bagaimana cara mengatasi masalah kepadatan penduduk yang
meningkat ini? Ada beberapa hal yang dapat kita terapkan agar dapat mengatasi
masalah ini salah satunya yaitu:
1. Menggalakkan program KB atau Keluarga Berencana untuk membatasi jumlah anak dalam suatu keluarga secara umum dan masal, sehingga akan mengurangi jumlah angka kelahiran.
2. Menunda masa perkawinan agar dapat mengurangi jumlah angka kelahiran yang tinggi.
1. Menggalakkan program KB atau Keluarga Berencana untuk membatasi jumlah anak dalam suatu keluarga secara umum dan masal, sehingga akan mengurangi jumlah angka kelahiran.
2. Menunda masa perkawinan agar dapat mengurangi jumlah angka kelahiran yang tinggi.
Kemudian karena sudah terlanjur padat maka kita harus dapat
mengimbangi pertambahan penduduk antara lain dengan cara:
1. Penambahan dan penciptaan lapangan kerja
Dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat maka diharapkan hilangnya kepercayaan banyak anak banyak rejeki. Di samping itu pula diharapkan akan meningkatkan tingkat pendidikan yang akan merubah pola pikir dalam bidang kependudukan.
2. Meningkatkan kesadaran dan pendidikan kependudukan
Dengan semakin sadar akan dampak dan efek dari laju pertumbuhan yang tidak terkontrol, maka diharapkan masyarakat umum secara sukarela turut mensukseskan gerakan keluarga berencana.
3. Mengurangi kepadatan penduduk dengan program transmigrasi
Dengan menyebar penduduk pada daerah-daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah diharapkan mampu menekan laju pengangguran akibat tidak sepadan antara jumlah penduduk dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia.
4. Meningkatkan produksi dan pencarian sumber makanan
Hal ini untuk mengimbangi jangan sampai persediaan bahan pangan tidak diikuti dengan laju pertumbuhan. Setiap daerah diharapkan mengusahakan swasembada pangan agar tidak ketergantungan dengan daerah lainnya.
1. Penambahan dan penciptaan lapangan kerja
Dengan meningkatnya taraf hidup masyarakat maka diharapkan hilangnya kepercayaan banyak anak banyak rejeki. Di samping itu pula diharapkan akan meningkatkan tingkat pendidikan yang akan merubah pola pikir dalam bidang kependudukan.
2. Meningkatkan kesadaran dan pendidikan kependudukan
Dengan semakin sadar akan dampak dan efek dari laju pertumbuhan yang tidak terkontrol, maka diharapkan masyarakat umum secara sukarela turut mensukseskan gerakan keluarga berencana.
3. Mengurangi kepadatan penduduk dengan program transmigrasi
Dengan menyebar penduduk pada daerah-daerah yang memiliki kepadatan penduduk rendah diharapkan mampu menekan laju pengangguran akibat tidak sepadan antara jumlah penduduk dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia.
4. Meningkatkan produksi dan pencarian sumber makanan
Hal ini untuk mengimbangi jangan sampai persediaan bahan pangan tidak diikuti dengan laju pertumbuhan. Setiap daerah diharapkan mengusahakan swasembada pangan agar tidak ketergantungan dengan daerah lainnya.
Mungkin ini saja yang dapat saya sampaikan kurang lebihnya saya minta maaf.

0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan jika anda yang ingin komentar, namun tolong gunakan bahasa yang sopan.